Satlantas Intensifkan Penertiban Harian Tekan Angka Kecelakaan Jelang HUT Lalu Lintas dan Police Women Run

2 menit membaca
rafika santi
Berita Terkini, Headline - 11 Sep 2026

BUKITTINGGI — Menanggapi sorotan dan pertanyaan dari awak media di lapangan terkait maraknya razia yang dilakukan personel Satlantas hampir setiap hari di beberapa titik termasuk kekhawatiran masyarakat apakah kegiatan ini merupakan operasi terpusat serta bagaimana teknis penentuan lokasinya agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Jajaran Satuan Lalu Lintas Polresta Bukittinggi memberikan penjelasan resmi.

Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP M. Irsyad Fathur Rachman, S.Tr.K., S.I.K., melalui keterangan resminya pada Jumat, 11 September 2026, menjelaskan bahwa penertiban lalu lintas tersebut memang rutin dilaksanakan setiap hari dan bukan sekadar operasi sesaat. Dalam pelaksanaannya, petugas menerapkan sistem hunting yang menyasar pelanggaran kasat mata, dengan prioritas utama penindakan terhadap penggunaan knalpot racing atau tidak sesuai spesifikasi.

“Penertiban lalu lintas pasti dilaksanakan tiap hari. Anggota melakukan sistem hunting kepada pelanggaran kasat mata, di mana utamanya knalpot racing,” terang AKP M. Irsyad Fathur Rachman, Jumat (11/9/2026).

Lebih lanjut, kegiatan rutin yang ditingkatkan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Jadi Lalu Lintas serta menyongsong agenda Police Women Run (PWR) mendatang. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka fatalitas korban kecelakaan di jalan raya.

Langkah penertiban yang konsisten ini dinilai mendesak dan sangat beralasan jika merujuk pada data evaluasi kepolisian. Berdasarkan data Satlantas Polresta Bukittinggi, tercatat sebanyak 144 kejadian kecelakaan lalu lintas dalam kurun waktu 3 bulan terakhir. Dari total kejadian tersebut, sebanyak 6 orang korban dilaporkan meninggal dunia (MD) dan 5 orang mengalami luka berat.

​Angka tersebut menunjukkan tren kenaikan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, data pada rentang Januari hingga Agustus 2025 lalu mencatat 113 kejadian kecelakaan dengan rincian 4 korban meninggal dunia dan 2 korban luka berat.

​Melalui konsistensi penertiban harian ini, pihak Satlantas Polresta Bukittinggi berharap kesadaran pengguna jalan semakin meningkat, sehingga angka pelanggaran serta risiko fatalitas kecelakaan di jalan raya dapat terus ditekan demi keselamatan bersama.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x