Berbekal Pengalaman Sejak 2018, Aipda Ramlin Manik Persiapkan Atlet Pertina Bukittinggi Menuju Porprov 2026

2 menit membaca
rafika santi
News - 17 Sep 2026

BUKITTINGGI,redax.xys – Berbekal pengalaman panjang yang dibina sejak tahun 2018 silam, Pembina Latihan Tinju Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Bukittinggi, Aipda Ramlin Manik, terus menunjukkan dedikasi tanpa lelah dalam mencetak petinju-petinju bertalenta. Berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Pertina Bukittinggi kini tengah mengasah footwork, pukulan, hingga pertahanan para atlet secara intensif menjelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026 mendatang di Kabupaten Tanah Datar.

Bertempat di Gedung Parkir Roda Empat, Jalan Perintis Kemerdekaan (depan Gedung DPRD Kota Bukittinggi), suasana latihan pada Kamis (17/9/2026) sore tampak riuh oleh suara boxing pad dan pukulan kombinasi. Manik mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 30 anak didik dari berbagai tingkatan usia mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga dewasa  yang aktif menimba ilmu di atas kanvas. Dari total tersebut, sebanyak 15 petinju terbaik (4 putri dan 11 putra) terpilih masuk ring persaingan Porprov untuk memperkuat kontingen Bukittinggi di kelasnya masing-masing.

​Untuk menghadapi bentrokan sengit di Tanah Datar nanti, Manik menaruh perhatian besar pada daya tahan tubuh (endurance) dan stabilitas fisik para petinju. Di tengah porsi latihan intensif yang menguras stamina, persiapan fisik dipantau ketat agar kondisi atlet tetap berada pada performa puncak (peak condition). Kendati menghadapi keterbatasan anggaran untuk menunjang kebutuhan asupan ideal, Manik dan para atletnya tak pernah melemparkan handuk (give up).

“Meski dengan fasilitas dan anggaran yang terbatas, semangat anak-anak tidak pernah surut. Kami maksimalkan persiapan fisik dan taktik bertanding seoptimal mungkin agar mereka siap melancarkan jab dan hook terbaiknya di atas ring,” ujar Manik dengan penuh optimisme.

Pada hari biasa, sesi sparring dan latihan rutin digelar setiap sore setelah Asar, kecuali hari Minggu. sesi pagi pukul 08.00–10.00 WIB dan sesi sore pukul 17.00–18.00 WIB.

Berbekal raih dua medali emas pada gelaran sebelumnya, pengalaman panjang sejak 2018, serta mental bertarung yang ditempa Aipda Ramlin Manik, Pertina Bukittinggi siap mendaratkan pukulan kemenangan dan membawa pulang prestasi tertinggi bagi Kota Bukittinggi dengan target 13 mendali tutup ya

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x