“Benteng Keamanan Lapas Bukittinggi Diperkuat: Razia Dadakan Libatkan TNI dan BNNK Payakumbuh!”

2 menit membaca
DODI AFRIANDI. S.Sn
Berita Terkini, News - 06 Apr 2026

Bukittinggi – Pagi yang tenang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi mendadak tegang pada Senin, 6 April 2026. Bukan karena huru-hara, melainkan razia blok hunian skala besar yang digelar tepat pukul 09.00 WIB. Aksi sigap ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62, menegaskan komitmen Lapas dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Razia ini tak main-main, lho! Dilakukan secara serentak dan mendadak di setiap sudut blok hunian, dari kamar WBP hingga celah-celah tersembunyi. Petugas menyisir setiap inci, memeriksa barang bawaan, bahkan seluruh area blok hunian. Tujuannya cuma satu: memastikan tak ada barang-barang haram yang lolos, mulai dari narkotika, senjata tajam, alat komunikasi ilegal, hingga benda-benda berbahaya lainnya yang bisa memicu kekacauan.

Yang bikin razia kali ini makin spesial, Lapas Bukittinggi nggak sendirian. Mereka menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Payakumbuh! Kehadiran para prajurit TNI memberikan efek gentar yang kuat, sekaligus jadi bukti nyata sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas keamanan.

Sementara itu, BNNK Payakumbuh juga nggak kalah perannya. Tim mereka aktif mengawasi dan mendeteksi potensi barang-barang terlarang, terutama yang berhubungan dengan narkotika, di setiap blok hunian yang dirazia. Ini menunjukkan betapa seriusnya upaya mereka memberantas peredaran barang haram di dalam penjara.

Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi dalam keterangannya menegaskan bahwa razia blok hunian bukanlah kegiatan sekali jalan, melainkan upaya preventif yang sudah menjadi rutinitas dan akan terus ditingkatkan intensitasnya. Ini menunjukkan keseriusan pihak Lapas dalam menjaga marwah institusi.

Beliau juga menambahkan, tidak ada toleransi sedikit pun bagi siapa saja yang berani melanggar aturan di dalam Lapas. Semua pelanggaran, sekecil apa pun, akan ditindak tegas tanpa pandang bulu. Pesannya jelas, Lapas adalah tempat pembinaan, bukan tempat untuk berbuat sesuka hati.

Untuk itu, seluruh jajaran petugas diwajibkan untuk selalu siaga dan menunjukkan profesionalisme tinggi dalam setiap tugasnya. Kewaspadaan dan dedikasi menjadi kunci utama demi mewujudkan lingkungan Lapas yang benar-benar aman, tertib, dan kondusif.

Dengan sinergi yang kuat antara Lapas, TNI, dan BNNK Payakumbuh, harapan untuk menciptakan Lapas Kelas IIA Bukittinggi sebagai “benteng” yang bersih dari narkotika dan barang terlarang lainnya semakin nyata. Ini adalah langkah maju dalam sistem pemasyarakatan kita!

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *