TRENDING

Idul Fitri di Balik Jeruji: Kalapas Bukittinggi Turun Langsung Kawal Kunjungan, Sinergi APH Jaga Ketertiban

2 menit membaca
DODI AFRIANDI. S.Sn
Berita Terkini, News - 23 Mar 2026

Bukittinggi, 22 Maret 2026 — Di tengah gema takbir Idul Fitri 1447 H, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bukittinggi, Nanang Rukmana, memilih memantau langsung layanan kunjungan bagi warga binaan. Langkah ini diambil untuk memastikan keluarga yang datang bersilaturahmi dapat bertemu dalam suasana aman, tertib, dan penuh kehangatan.

Sejak pagi, antrean keluarga terlihat mengalir ke area layanan. Momen Lebaran dimanfaatkan banyak keluarga untuk melepas rindu setelah berbulan-bulan terpisah. Kalapas bersama jajaran menyapa pengunjung, memeriksa alur pendaftaran, serta memastikan protokol layanan berjalan sesuai ketentuan tanpa mengurangi nuansa kekeluargaan hari raya.

Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) menjadi kunci. Petugas Lapas dan unsur APH berjaga di titik-titik strategis, mengatur arus keluar-masuk, mengawasi barang bawaan, dan menjaga ketertiban tanpa menciptakan jarak yang kaku antara petugas dan pengunjung. Pendekatan humanis terlihat dari cara petugas memberi arahan dengan santun kepada anak-anak dan orang tua yang datang.

Nanang menegaskan bahwa Idul Fitri punya makna khusus bagi warga binaan. Karena itu, pelayanan kunjungan harus optimal, namun tidak boleh mengorbankan aspek keamanan dan ketertiban di dalam lapas. “Pelayanan yang humanis namun tetap disiplin menjadi prioritas kami, agar suasana Idul Fitri dapat dirasakan dengan penuh kebersamaan,” ujarnya di sela pemantauan.

Pengawasan dilakukan langsung di area layanan. Kalapas memantau ruang tunggu, meja pendaftaran, hingga area pertemuan, memastikan tidak ada penumpukan dan semua proses berjalan lancar. Koordinasi cepat dengan APH memungkinkan penanganan potensi gangguan sejak dini, sehingga stabilitas di lingkungan lapas tetap terjaga.

Di sisi lain, warga binaan tampak menyambut keluarga dengan mata berbinar. Pelukan singkat, senyum, dan doa menjadi pemandangan yang berulang sepanjang hari. Petugas mengingatkan batas waktu kunjungan dengan bahasa yang ramah, menjaga suasana tetap kondusif tanpa mengurangi kekhidmatan pertemuan.

Hingga sore, layanan kunjungan berlangsung dalam suasana yang hangat dan tertib. Prosedur tetap ditegakkan: pemeriksaan identitas, penitipan barang sesuai aturan, dan pengaturan jadwal kunjungan untuk menghindari kerumunan. Tidak ada insiden menonjol yang mengganggu jalannya silaturahmi.

Dengan sinergi bersama APH, Lapas Kelas IIA Bukittinggi menegaskan komitmen menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas. Pemantauan langsung oleh Kalapas pada momen Idul Fitri ini menjadi penanda bahwa perayaan di dalam lapas dapat berlangsung aman tanpa kehilangan makna kebersamaan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x