
BUKITTINGGI — Komitmen dalam mewujudkan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pelayanan publik terus ditunjukkan oleh Darman, S.H., M.H. Di sela-sela agenda padatnya menyisir 24 kelurahan se-Kota Bukittinggi dalam rangka sosialisasi mitigasi bencana bersama Kelompok Bencana Kelurahan (KBLK), Kepala Seksi Pembangunan dan Kesejahteraan (Kasi PK) ini tetap konsisten mengabdi di dunia akademis.
Pernyataan tersebut disampaikannya di sela-sela kegiatan sosialisasi KBLK pada Kamis (10/9/2026). Praktisi yang juga bertindak sebagai Dosen Luar Biasa di Universitas Prima Nusantara (UPN) Bukittinggi ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara realita lapangan dan ruang perkuliahan. Di UPN Bukittinggi, Sudarman dipercaya mengampu mata kuliah Kebencanaan dan Hukum.

“Pemahaman ilmu kebencanaan dan hukum tidak boleh berhenti sekadar sebagai wacana akademis atau kajian teoritis di ruang kuliah. Lewat agenda sosialisasi KBLK yang menjangkau 24 kelurahan di Bukittinggi ini, kita mengedukasi warga agar tanggap bencana secara praktis. Pengalaman riil di lapangan ini yang kemudian saya jadikan case study bagi para mahasiswa di UPN,” ujar Sudarman, S.H., M.H.
Integrasi Aspek Hukum dan Pengurangan Risiko Bencana
Selaku birokrat lokal, narasumber, sekaligus tenaga pengajar praktisi, Sudarman menilai bahwa pendekatan akademis sangat efektif dalam mendukung program pengurangan risiko bencana (PRB). Pembelajaran interaktif berbasis pengalaman lapangan terbukti mampu memberikan pemahaman holistik bagi para mahasiswa.
Di UPN Bukittinggi, proses belajar-mengajar yang dibawanya berfokus pada dua pilar utama
Mata Kuliah Kebencanaan Mengupas manajemen risiko, tata kelola darurat, kesiapsiagaan komunitas lokal, hingga strategi penguatan kapasitas masyarakat pascabencana.

Mata Kuliah Hukum Membedah dasar-dasar hukum, regulasi perlindungan masyarakat, serta kepastian hukum dalam pelaksanaan mitigasi dan tata ruang daerah.
Melalui kiprahnya yang aktif sebagai narasumber di berbagai forum serta keterlibatannya langsung dalam edukasi KBLK di 24 kelurahan, Sudarman, S.H., M.H., berharap dapat terus memperkuat sinergi antara akademisi, praktisi, dan pemerintah dalam mencetak generasi muda yang sadar hukum serta tangguh menghadapi ancaman bencana.

dirgantaraku.com | bukittinggi.top | redakta.xyz | sentral.cfd | bukittinggiku.my.id
Tidak ada komentar