BUKITTINGGI,redaxta.xyz— Dinamika informasi di era digital menuntut kehadiran generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas. Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota DPRD, Andi Putra, saat menjadi pembicara kunci dalam agenda Sekolah Politik HMI Cabang Bukittinggi periode 2025–2026 pada Minggu, 6 September 2026.
Mengusung tema “Membangun Kesadaran Politik Kader yang Intelektual, Beretika, dan Responsif terhadap Dinamika Demokrasi Kebangsaan”, forum ini menjadi panggung edukasi kritis bagi para kader muda dalam menyikapi politisasi publik di ruang siber.
Di hadapan para peserta, Andi Putra menggarisbawahi pentingnya menjaga kesantunan dan validitas informasi di media sosial agar tidak terjerat dalam narasi manipulatif.
”Kita harus bijak bermedia sosial, jangan sampai ikut-ikutan menyebar fitnah yang menyakiti hati sesama,” ujar Andi Putra.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul harus diimbangi dengan keberanian moral untuk menyuarakan kebenaran. Menurutnya, pembiaran terhadap misinformasi hanya akan memberi ruang bagi pihak tak bertanggung jawab untuk mendistorsi kenyataan.
“Ini tugas kita semua. Ketika kita memiliki kapasitas SDM yang bagus, kita berkomentar. Jangan biarkan mereka menggiring opini seakan-akan fitnah itu sebuah kebenaran. Jika kita mengetahui suatu hal itu benar dan bernilai kebaikan, tugas kita adalah meluruskannya. Bahkan jika perlu, kita yang harus mengarahkan opini publik agar berpihak pada kebenaran yang hakiki,” tegasnya.
Agenda tersebut diakhiri dengan penyerahan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada Andi Putra atas dedikasi dan sumbangsih pemikirannya dalam memperkuat literasi politik generasi muda.
Tidak ada komentar