TRENDING

Satu Abad Jam Gadang Bergema, MyRepublic Bukittinggi Tancap Gas: Internet 200 Mbps Rp233 Ribu dan FWA Tanpa Kabel Segera Hadir

2 menit membaca
DODI AFRIANDI. S.Sn
Berita Terkini, News - 16 Mei 2026

Bukittinggi, 16 Mei 2026 – Lapangan Wirabraja Bukittinggi bergetar Sabtu ini. Bukan karena gempa, tapi karena euforia Alek Nagari yang menandai 100 Tahun Jam Gadang. Ikon kebanggaan Ranah Minang itu dirayakan besar-besaran dengan tarian tradisional Minangkabau, permainan anak nagari, dan aroma kuliner khas yang memenuhi lapangan bersejarah tersebut.

Di tengah gegap gempita satu abad Jam Gadang, MyRepublic Indonesia Cabang Bukittinggi ikut turun ke lapangan. Bukan sekadar numpang lewat, penyedia layanan internet ini menjadikan Alek Nagari sebagai panggung perkenalan diri ke warga Luak Agam. Sebagai pendatang baru di industri telekomunikasi Bukittinggi dan Kabupaten Agam, mereka ingin langsung menyapa masyarakat.

Branch Manager MyRepublic Indonesia Bukittinggi, Andika Aditiya, menyebut momentum ini tidak bisa dilewatkan. “Kami pendatang baru di Bukittinggi dan Agam. Momen 100 Tahun Jam Gadang ini pas, karena dihadiri masyarakat dari Bukittinggi, Agam, dan daerah-daerah lain di Sumatera Barat,” kata Andika, Sabtu (16/5/2026). Tujuannya jelas: membangun awareness, branding awareness, dan experience awareness sekaligus.

Soal strategi, Andika menegaskan MyRepublic siap adu cepat dengan kompetitor lewat promo agresif. Saat ini, mereka menggeber paket internet 200 Mbps hanya Rp233.100 per bulan. Kabar baiknya, pelanggan baru dibebaskan dari biaya pemasangan. “Kami ingin masyarakat cepat mengenali kita. Karena itu, kami perbanyak invent dan titik layanan MyRepublic di wilayah ini,” tegasnya.

Tak berhenti di fiber, MyRepublic menyiapkan jurus untuk wilayah yang belum terjangkau kabel optik. Solusinya adalah FWA atau Fixed Wireless Access. “Layanan ini menawarkan koneksi true unlimited tanpa FUP dengan kualitas setara fiber,” jelas Andika. Produk ini dirancang khusus agar internet cepat tak lagi eksklusif bagi area perkotaan.

Harga FWA pun dipatok bersaing. Andika menyebut layanan FWA akan dimulai dari Rp100 ribu per bulan untuk kecepatan 100 Mbps. Dengan skema ini, warga pelosok Bukittinggi dan Agam bisa menikmati internet ngebut tanpa harus menunggu pembangunan infrastruktur fiber. MyRepublic menargetkan peluncuran produk FWA di Kota Bukittinggi dalam waktu dekat.

Jejak FWA MyRepublic sebenarnya sudah lebih dulu mendarat di kota besar. “Kita sudah launching di Padang, Pekanbaru, Batam, Siantar dan Medan,” ungkap Andika. Keikutsertaan di Alek Nagari Bukittinggi pun jadi langkah awal untuk mengakar di Sumatera Barat.

Andika menutup dengan komitmen: MyRepublic Indonesia Kota Bukittinggi akan senantiasa memenuhi kebutuhan internet di wilayah Bukittinggi dan Agam. Langkah ini sekaligus menjadikan semangat satu abad Jam Gadang sebagai simbol kota dan pemicu ekonomi digital daerah.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x