TRENDING

Hari Buruh 2026: Wakapolda Sumbar Serukan Polisi Kedepankan Hati Nurani, Bukan Sekadar Tameng di Lapangan

2 menit membaca
DODI AFRIANDI. S.Sn
Berita Terkini, News - 01 Mei 2026

Padang – Pergeseran besar dalam wajah pengamanan Hari Buruh Internasional digaungkan Polda Sumatera Barat. Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, menegaskan bahwa personel kepolisian harus mengubah total paradigma dari “mengamankan” menjadi “melayani dengan hati nurani dan kekeluargaan” saat mengawal aksi massa.

Instruksi tegas itu disampaikan Brigjen Pol Solihin saat memimpin Apel Kontigensi “Aman Nusa I Tahun 2026” di Lapangan Mapolda Sumbar, Jumat (1/5/2026). Apel tersebut digelar sebagai wujud kesiapan penuh personel untuk menjaga situasi kondusif di seluruh wilayah Sumatera Barat, terutama dalam menyambut penyampaian aspirasi masyarakat pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day.

Di hadapan ratusan personel, jenderal bintang satu itu menekankan bahwa masyarakat yang turun ke jalan bukanlah objek pengamanan semata. “Ubah pola pikir kita. Bukan lagi sekadar pengamanan, tetapi kita memberikan pelayanan. Mereka yang menyampaikan aspirasi adalah keluarga kita, saudara kita, bahkan anak-anak kita. Berikan layanan terbaik agar mereka tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Brigjen Pol Solihin.

Lebih jauh, Wakapolda mengingatkan seluruh anggota untuk menahan diri dan mengontrol emosi saat berhadapan dengan massa di lapangan. Menurutnya, tindakan yang dilandasi emosi hanya akan merusak citra kepolisian dan berpotensi memicu konflik yang lebih besar. Polisi, tegasnya, hadir untuk melindungi, bukan bertindak represif terhadap warga yang berniat baik.

“Masyarakat adalah bagian dari keluarga kita sendiri. Mereka yang bersuara adalah saudara kita yang sedang menyampaikan harapan, bukan sosok yang harus ditakuti. Saya titipkan pesan kepada seluruh anggota: bertindaklah dengan kasih sayang. Simpan emosi kalian, biarkan hati nurani yang memandu setiap langkah di lapangan,” tegasnya lagi.

Meski situasi di Sumatera Barat diprediksi berjalan aman, Brigjen Pol Solihin meminta anggotanya tetap bekerja profesional dan waspada. Penyiapan personel ini, katanya, merupakan komitmen Polda Sumbar untuk menjamin kemerdekaan berpendapat di muka umum tetap berjalan damai tanpa gangguan berarti.

“Kita harus siap kapan pun dibutuhkan. Saya yakin, dengan niat memberikan perlindungan dan pelayanan karena Allah SWT, tugas berat ini akan terasa ringan dan diberikan perlindungan-Nya,” tutup Wakapolda.

Apel kontigensi tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan seluruh personel dan masyarakat Sumatera Barat. Doa itu menjadi harapan agar situasi di Ranah Minang tetap kondusif selama peringatan May Day 2026.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x