TRENDING

Lapas kelas IIA Bukittinggi Gaungkan Ikrar Bersih: Perang Total Lawan HP Ilegal, Narkoba, Pungli, dan Penipuan

2 menit membaca
DODI AFRIANDI. S.Sn
Berita Terkini, News - 08 Mei 2026

Bukittinggi, 8 Mei 2026 — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bukittinggi menggemakan komitmen tegas pemberantasan seluruh praktik ilegal di dalam tembok penjara. Jumat pagi ini, seluruh jajaran petugas menggelar apel kesiapan bertajuk “Pemasyarakatan Bersih dari HP Android Ilegal, Narkoba, Penipuan, dan Pungli”.

Apel yang digelar di halaman utama Lapas Kelas IIA Bukittinggi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Nanang Rukmana. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa tidak boleh ada celah sedikit pun bagi warga binaan untuk mengakses dunia luar melalui HP ilegal yang diselundupkan ke dalam lapas.

“Kita tidak akan memberi ruang. HP ilegal adalah pintu masuk penipuan, peredaran narkoba, dan pungli. Jika masih ada yang bermain, risikonya jelas,” tegas Nanang Rukmana di hadapan barisan petugas.

Nanang kembali mengingatkan dengan nada keras bahwa sanksi terberat menanti petugas yang terbukti berkompromi dengan narapidana. “Apabila ada petugas yang kedapatan memprioritaskan atau memfasilitasi napi, siap-siap menerima akibatnya: dipecat secara tidak hormat. Kita harus hilangkan pungli dan narkoba dari dalam lapas, tanpa kompromi,” ujarnya.

Apel kesiapan ini turut dihadiri unsur eksternal sebagai bentuk sinergi. Tampak hadir Camat IV Angkek , Siswa Usman, bersama personel Polsek Biaro, TNI, dan BNN Payakumbuh. Usai apel, tim gabungan langsung bergerak melakukan razia insidentil ke blok-blok hunian warga binaan.

Pemeriksaan menyeluruh dilakukan di setiap kamar hunian. Petugas menyisir barang-barang terlarang, khususnya HP android ilegal dan narkoba. Tak hanya penggeledahan, seluruh warga binaan juga menjalani tes urine yang dipimpin langsung oleh tim BNN Payakumbuh sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika.

Kalapas Nanang Rukmana menyebut, razia ini bukan yang terakhir. Pihaknya bersama jajaran akan rutin melakukan pemeriksaan mendadak di setiap hunian guna mengantisipasi masuknya narkoba dan perangkat komunikasi ilegal. “Ini bentuk keseriusan kami menciptakan Lapas yang benar-benar bersih dan berintegritas,” tambahnya.

Menutup kegiatan, Nanang menyampaikan harapan mendalam bagi warga binaan yang kelak bebas. Ia berpesan agar mereka kembali ke jalan yang lurus, terbebas dari jeratan narkoba, dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum. Ingat, si buah hati setiap saat bermimpi ada di dekapan ayah tercinta yang lama menghilang. Jangan sia-siakan kesempatan kedua untuk hidup yang semestinya,” tutupnya dengan nada bergetar.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x